Dolar AS Kian Perkasa Ditopang Ekonomi AS

Dolar AS menguat karena optimisme terhadap pemulihan ekonomi AS dan peluncuran vaksin virus corona. Dolar AS menguat terhadap mata uang utama pada perdagangan Jumat waktu setempat.

Terhadap sekeranjang enam mata uang utama, dolar berada di level 92,846 atau tidak jauh dari level tertinggi dalam empat bulan. Secara mingguan, dolar AS naik 0,9%.

Dolar juga naik 0,6% menjadi 109,82 melawan yen Jepang atau tertinggi sejak Juni, Terhadap franc Swiss, dolar naik ke level tertinggi sejak Juli, dengan kenaikan 0,5% dari sesi sebelumnya.

Menguatnya dolar AS didukung klaim pengangguran AS yang turun ke level terendah dalam satu tahun. Dolar juga menguat usai Presiden Joe Biden akan menggandakan rencana vaksinasi setelah mencapai target sebelumnya 100 juta tembakan 42 hari lebih cepat dari jadwal.

“Tingkat kekuatan (dolar) lebih karena paket stimulus Biden,” kata Kepala Penelitian Pasar Global MUFG, Derek Halpenny, dilansir dari Reuters, Sabtu (27/3/2021).

Kenaikan dolar dalam beberapa minggu terakhir begitu cepat sehingga beberapa analis memperingatkan agar tidak mengejar dolar lebih tinggi dari level saat ini.

"Kami percaya pergerakan baru-baru ini di pasar FX bersifat korektif dan bukan bagian dari tren baru 2021," tulis analis ING dalam sebuah catatan.

Sementara itu, untuk mata uang Euro berhasil bangkit kembali dari level terendah. Meskipun mata uang umum tersebut masih diliputi oleh keraguan atas lambannya vaksinasi dan meningkatnya infeksi.

Terhadap euro, dolar tergelincir 0,1% menjadi USD1,1763 tetapi tetap dekat level terkuat sejak November.

sumber : economy.ekozone.com